Ketika mendengar kata hijrah, banyak orang langsung membayangkan perpindahan fisik dari Makkah ke Madinah. Padahal, makna hijrah dalam kehidupan seorang muslim juga sangat dekat dengan keseharian: berpindah dari kebiasaan yang buruk menuju kebiasaan yang lebih baik.
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa seorang muhajir adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah. Makna ini membuat hijrah tidak terikat tempat dan waktu. Ia bisa terjadi kapan saja, pada siapa saja, dalam aspek kehidupan apa saja.
Perubahan tidak akan terjadi tanpa kesadaran bahwa ada yang perlu diperbaiki. Seseorang mulai berhijrah ketika ia jujur melihat dirinya sendiri. Kebiasaan menunda, berkata kasar, lalai ibadah, atau terlalu tenggelam dalam hal yang tidak bermanfaat adalah titik awal muhasabah.
Kesadaran ini sering datang pelan, tetapi sangat menentukan arah hidup berikutnya.
Hijrah tidak harus drastis. Justru perubahan kecil yang konsisten lebih bertahan lama. Memperbaiki waktu shalat, mengurangi kebiasaan yang sia-sia, menjaga lisan, atau memperbaiki hubungan dengan keluarga adalah bentuk hijrah yang nyata.
Langkah kecil yang diulang setiap hari perlahan membentuk kebiasaan baru.
Setiap perubahan pasti menghadapi godaan untuk kembali ke kebiasaan lama. Di sinilah kesabaran dibutuhkan. Hijrah bukan garis lurus tanpa hambatan, tetapi proses naik turun yang memerlukan tekad.
Ketika terjatuh, yang terpenting adalah bangkit kembali.
Seiring perubahan kebiasaan, suasana hati juga berubah. Hati terasa lebih ringan, pikiran lebih jernih, dan hidup terasa lebih terarah. Inilah tanda bahwa hijrah bukan hanya perubahan perilaku, tetapi juga perubahan batin.
Hijrah pribadi tidak membutuhkan pengumuman kepada orang lain. Ia cukup menjadi perjalanan sunyi antara seorang hamba dengan Tuhannya.
Setiap hari adalah kesempatan untuk berhijrah. Meninggalkan satu kebiasaan buruk hari ini bisa menjadi awal perubahan besar di masa depan.
Banyak orang terlihat sangat baik di luar rumah, tetapi berubah ketika berada...
Byadmin20/02/2026Dalam kehidupan bermasyarakat, tetangga adalah orang terdekat setelah keluarga. Mereka yang paling...
Byadmin16/02/2026Marah adalah emosi yang sangat manusiawi. Setiap orang pernah merasakannya. Namun dalam...
Byadmin14/02/2026Banyak masalah dalam kehidupan bukan berawal dari niat buruk, tetapi dari cara...
Byadmin12/02/2026
Leave a comment